Awal mula penyembahan berhala di Mekah, ketika seorang bernama Amar bin Luhay membawa berhala besar bernama Hubal yang dibelinya dari daerah Syam. Di Mekah, berhala Hubal ditaruh di Ka’bah dan disuruhnya orang-orang datang menyembahnya. (int)
Awal mula penyembahan berhala di Mekah, ketika seorang bernama Amar bin Luhay membawa berhala besar bernama Hubal yang dibelinya dari daerah Syam. Di Mekah, berhala Hubal ditaruh di Ka’bah dan disuruhnya orang-orang datang menyembahnya. (int)
![]() |
STEM CELL UNHAS. Direktur Celltech Stem Cell Center Vinski Tower, Prof Deby Vinski (kelima dari kiri), foto bersama Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa, beberapa wakil rektor, Dekan Fakultas Kedokteran dan Kepala RS Unhas seusai menggunting pita yang menandai Launching Celltech Stem Cell Centre RS Unhas, di Rumah Sakit Unhas, Tamalanrea, Makassar, Sabtu, 25 Januari 2025. (Foto: Asnawin Aminuddin / PEDOMAN KARYA)
Buku “Sirah Nabawiyah, Sejarah Lengkap Nabi Muhammad SAW”. Penulis Abdul Hasan Ali Al-Hasani An-Nadwi (Abu Al-Hasan Ali An-Nadwi) lahir 05 Desember 1913 di Raebareli, India, dan meninggal dunia 31 Desember 1999, di Raebareli, India.
![]() |
PENYAMBUTAN MABA. Rektor Unpacti Makassar Dr Ampauleng menyematkan baju almamater secara simbolis kepada beberapa perwakilan mahasiswa baru pada acara “Penyambutan dan Orientasi Pengenalan Nilai-nilai Kehidupan Kampus” yang diikuti mahasiswa baru Angkatan 2024/2025, di Aula Kampus Unpacti, Jalan Andi Mangerangi, Makassar, Rabu, 16 Oktober 2024. (Foto: Asnawin Aminuddin / PEDOMAN KARYA)
![]() |
RIHLAH DAKWAH. Ketua PP Muhammadiyah Dr KH Saad Ibrahim (kedua dari kanan) didampingi Ketua Muhammadiyah Sulsel Prof Ambo Asse (paling kanan), Rektor Unismuh Makassar Dr Abdul Rakhim Nanda (kedua dari kiri) dan Ketua Panitia Arief Bharata Al Huda, memberikan amanah pada Pembukaan Rihlan Dakwah dan Refreshing Muballigh, di Hotel Aryaduta, Makassar, Jumat, 30 Agustus 2024. (ist)
Partai-partai yang semula bersandar padanya, yang menjanjikan dukungan penuh, tiba-tiba berubah haluan. Mereka mengalihkan pandangan kepada seorang kandidat yang selama ini tak pernah terlihat di tengah masyarakat. Sosok yang bahkan namanya tak pernah terdengar, apalagi wajahnya yang tak pernah menghiasi baliho atau pamflet kampanye.
Di tanah ini, suara rakyat pernah menjadi nyala / Dinyalakan oleh impian keadilan yang merata / Namun kini, angin kencang bertiup dari gedung megah / Anggota DPR berdiri di balik dinding kekuasaan / Membangkang putusan Mahkamah yang telah ditetapkan / Menghapus harapan, menukar mimpi dengan kegelapan
Hasil pilpres kemudian dinilai oleh banyak pihak penuh dengan kecurangan. Bahkan sebanyak 100 tokoh bangsa menyatakan menolak bersama-sama hasil penghitungan suara Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Mereka menilai kontestasi politik itu penuh dengan kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).
Tabrizi kembali melanjutkan, “Padahal, hanya karena dugaan satu botol minuman saja, semua penghormatan itu sirna dan mereka jadi meludahimu, memukuli kepalamu, dan hampir saja membunuhmu. Inilah kebanggaan yang selama ini kau perjuangkan dan akhirnya lenyap dalam sesaat. Bersandarlah pada yang tidak tergoyahkan oleh waktu dan tidak terpatahkan oleh perubahan zaman.”
Gaya penulisan saya banyak dipengaruhi tulisan Sumohadi Marto Siswoyo atau Sumohadi Marsis, pendiri dan Pemimpin Redaksi Tabloid Bola. Sumohadi Marsis punya rubrik di Tabloid Bola yang diberi nama “Catatan Ringan”. Isinya benar-benar catatan ringan, ringan bahasanya, kalimatnya pendek-pendek, tidak menghakimi, tidak menghujat, dan selalu diselingi humor.